Remaja di Kaltara Curi Uang Kotak Amal Masjid Demi Judi Online Ditangkap

Remaja inisial IY (23) asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) ditangkap polisi usai mencuri 9 kotak amal masjid. Uang hasil curiannya digunakan untuk bermain SLOT ONLINE.

    Dari tangan pelaku kita amankan 6 Kotak amal, dan 5 gunting yang digunakan pelaku saat merusak kotak amal,” beber Kasat Reskrim Polres Bulungan, Iptu M Khomaini

    “Untuk 3 kotak amal tidak kita amankan, karena sudah rusak dan di ganti oleh pihak masjid,” sambungnya.
    Khomaini mengatakan, pelaku diamankan di salah satu warnet di Tanjung Selor pada Senin (12/9). Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami CCTV yang merekam aksi kejahatan pelaku.
    “Kasus ini terungkap setelah ditemukannya CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil pendalaman kami lakukan identifikasi seputar gestur dan bentuk tubuh pelaku di CCTV dan diketahui identitas pelaku adalah IY,” terangnya.
    Pelaku IY melakukan aksi pencurian sejak bulan Agustus hingga September 2022 di dua lokasi rumah ibadah di Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan. Pencurian dilakukan di 2 lokasi berbeda.
    
    “Dari CCTV itu pelaku mengakui bahwa dirinya yang melakukan pencurian kotak amal di dua lokasi, dengan rincian 8 kali di Tanjung Selor dan satu kali Kantor Diskoperindag. Saat beraksi pelaku mencongkel kotak amal menggunakan gunting,” imbuhnya.
  “Untuk 3 kotak amal tidak kita amankan, karena sudah rusak dan di ganti oleh pihak masjid,” sambungnya.
    Khomaini mengatakan, pelaku diamankan di salah satu warnet di Tanjung Selor pada Senin (12/9). Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami CCTV yang merekam aksi kejahatan pelaku.
“Kasus ini terungkap setelah ditemukannya CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil pendalaman kami lakukan identifikasi seputar gestur dan bentuk tubuh pelaku di CCTV dan diketahui identitas pelaku adalah IY,” terangnya.
    Pelaku IY melakukan aksi pencurian sejak bulan Agustus hingga September 2022 di dua lokasi rumah ibadah di Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan. Pencurian dilakukan di 2 lokasi berbeda.
    “Dari CCTV itu pelaku mengakui bahwa dirinya yang melakukan pencurian kotak amal di dua lokasi, dengan rincian 8 kali di Tanjung Selor dan satu kali Kantor Diskoperindag. Saat beraksi pelaku mencongkel kotak amal menggunakan gunting,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *